Planket dan Loop, Stay Home Challenge No.6

LIVE IN DUBAI
Planket dan Loop, Stay Home Challenge No.6

Dubai 20 April 2020

Memasuki challenge hari ke-6, saya masih semangat untuk menjahit dan menulis. Tapi kemarin itu, hasil menjahit saya tidak begitu banyak. Dan memang tidak selamanya segala sesuatu mulus sesusai rencana. Ada kalanya kita broncos kan?

Di challenge hari ke-6 ini, saya melanjutkan kembali jahitan korset classic versi panjang warna biru yang sudah dua hari saya kerjakan. Hari ke-dua baru sampai dipemasangan tulangan, lalu berhenti hari berikutnya untuk membuat bantalan setrika untuk menyetrika bagian lekukan.

Karena saya kurang puas dengan tulangan di bagian samping kiri dan kanan, maka sebelum lanjut menjahit, saya menonton beberapa video di Youtube tentang cara memasang boning atau tulangan pada korset. Saya lalu membuka kembali tulangan di kiri-kanan, mulai dari garis pinggang ke bawah, lalu memotong tulangan persis di garis pinggang. Tulangan bagian bawah saya balik arah sehingga mulai terbentuk lekukan di bagian samping / sisi baju.

Lalu saya lanjutkan dengan membuat loop atau tali-tali kecil untuk dipasang di bagian tengah belakang, pengganti risleting. Korset sekarang banyak menggunakan risleting di bagian belakang, namun karena saya mau membuat korset versi classic, maka tidak memakai risleting, tetapi diikat dengan tali-tali.

Strugle membuat Loop

Cara membuat loop, yaitu pertama memotong kain ukuran 3 sampai 3,5 cm x 2 lembar sepanjang kira-kira 0,5 mtr. Lalu lipat dua dimana sisi bagus kain berada di dalam, lalu jahit sekitar 4mm dari sisi lipatan. Selanjutnya balik kainnya sehingga sisi bagus kain berada di luar dan membentuk tali bulat kecil. Lalu potong-potong pendek sepanjang 4cm sebanyak 22 buah ( bisa kurang atau lebih tergantung dari panjang korsetnya).

Nah, saya menghabiskan lebih dari 1 jam, hanya untuk membalik kain tersebut. Entah mengapa, kali ini susah sekali membalik kainnya. Saya tidak punya alat khusus untuk membalik jahitan, jadi saya biasa pakai peniti yang kecil sekali atau jepit rambut kecil. Setelah susah payah, akhirnya saya bisa membuat tali-tali pendek tersebut lalu menjahitnya di bagian pertemuan belakang corset.

Planket penutup bagian tengah belakang

Planket dan Loop, Stay Home Challenge No.6
Loop sudah terpasang dan planket sudah jadi

Setelah selesai memasang loop, saya lanjut membuat planket. Planket adalah kain berbentuk segitiga yang biasa di pasang persis di belakang tengah, di sebelah dalam dari posisi ikatan korset. Gunanya untuk menutupi bagian badan yang terbuka karena menggunakan tali-tali, bukan risleting. Sehingga tidak leje’, istilah orang Sulawesi. ( Leje’ artinya kelihatan auratnya, kalau tidak salah ).

Penggunaan tali-tali dengan lapisan planket itu sangat berguna kalau ukuran badan kita naik turun. Karena dengan pengguaan tali-tali, kita bisa mengeratkan korsetnya kalau kita lagi kurus atau meregangkan talinya apabila ukuran badan kita naik. Jadi kalau mengorder pakaian denga model korset, supaya bisa dipakai dalam jangka waktu lama, maka ada baiknya pakai tali -tali daripada risleting. Dan minta tukang jahitnya agar planketnya di perlebar sedikit.

Jahitan Setengah Jadi

Sayang sekali, saya tidak punya bahan untuk saya buat lining atau furing istilah tukang jahit ( kalau tidak salah ). Waktu membeli kain biru tersebut, saya memang belum sempat membeli kain furingnya. Dan belum ada rencana mau jahit apa. Tapi karena sekarang terpaksa tinggal dirumah karena corona, maka saya coba menjahit dengan menggunakan bahan apa saj yang ada. Jadi terpaksa saya tidak bisa lanjutkan untuk menyelesaikan corsetnya. Jahitannya setengah jadi semua.

Sebenarnya, sebelum memulai challenge hari pertama, atau sekitar 2 minggu lalu, saya sempat membuat rok dari kain yang sama dengan model putri duyung. Panjang sampai lantai dan melebar ke kiri dan kanan. Tapi juga belum selesai sepenuhnya karena tidak punya risleting warna biru, dan juga tidak ada kain furingnya.

Roknya itu saya potong sampai garis pinggang, sementara korset yang saya baru buat, ukurannya dipanjangkan 10cm dibawah garis pinggang. Jadi tidak bisa juga saya sambungkan untuk dijadikan dress.

Saya punya tiga pilihan. Kalau tetap mau jadikan pasangan, maka rok dan bagian korset atasnya sebaiknya saya selesaikan terpisah. Pilihan ke-2, yaitu membuat baru corset model pendek sampai garis pinggang saja, agar bisa disambungkan dengan bagian rok yang sudah dipotong. Pilihan ke-3, saya menyelesaikan bagian bawah korset, tapi saya perlu untuk membeli kain tule / tile atau brokat yang lembut dan saya jahit pada garis pinggang korset, di bagian luar korset.

Tapi lagi-lagi karena saya juga belum punya kain furing dan risleting, maka untuk sementara waktu, saya anggap selesai, lalu saya gantung. Saya akan menyelesaikannya pada saat bahannya sudah lengkap.

Nah, beginilah penampakan corset dan rok yang setengah jadi itu.

Planket dan Loop, Stay Home Challenge No.6
Corset dan rok biru, jahitan setengah jadi.

Belajar dari Pengalaman

Pelajaran yang saya dapat kali ini yaitu;

  1. Sebelum mulai menjahit, sebaiknya rencanakan dan tetapkan dulu model pakaian yang akan dibuat.
  2. Bagi penjahit pemula, kalau mau buat classic corset, sebaiknya pakai kain keras yang tidak terlalu kaku. Pakai yang agak sedang saja kakunya, agar tidak terlalu kesulitan daerah yang ada lekukannya.
  3. Sebaiknya membeli alat khusus untuk membalik jahitan pada saat membuat tali-tali loop. Harganya tidak mahal dan akan sangat membantu mempercepat pekerjaan. Saya putuskan akan segera membelinya.

Lega rasanya saya bisa melewati challange ke-6. Yang penting adalah tetap melakukan sesuatu, tidak malas-malasan.

Semoga selalu diberi kesehatan yang bagus, dilindungi dari segala macam penyakit, diberi kekuatan dan semangat untuk terus memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Sehingga berapa lamapun masa karantina akan kita jalani sesuai dengan ketetapan dari yang DI ATAS, kita tetap melakukan yang terbaik setiap detik, jam, hari, bulan dan tahun yang dikaruniakan kepada kita.

Selalu bersyukur, jangan biarkan corona membuat kita tidak bahagia.

Love…love…love.

#Stayathome

#workfromhome

Latest posts by yosintaparuruk (see all)

Leave a Reply