Muka Penuh Bedak seperti Hidup Penuh Kepalsuan

MY LIFE

Muka Penuh Bedak seperti Hidup Penuh Kepalsuan

Maksudnya apa?

Suatu hari, saya dapat undangan disebuah hotel besar, untuk menghadiri acara amal yayasan kanker kalau tidak salah. Beberapa tahun lalu.

Nah, seperti yang kalian duga, saya pasti dandan dulu, sama seperti yang kalian lakukan kalau mau menghadiri suatu undangan atau pesta. Benar kan?

Karena saya kerja kebanyakan pakai wearpack, maka hampir setiap hari muka saya tidak pernah disentuh oleh make up. Boro-boro mau make up, bibir merah pakai lipgloss sedikit saja, pasti ada worker yang nyelutuk ” Ibu pakai lipstik ya hari ini? “. Alhasil, saya selalu mengurungkan niat saya untuk berdandan kalau pergi kerja. Juga ketika saya tidak menggunakan wearpack misalnya mau meeting atau hangout dengan teman kantor.

Jadi, kalau mau kepesta, kadang saya coba make up sedikit-sedikit. Tapi hasilnya, lebih sering ” Jauh dari Bagus” atau “Bagus dari Jauh”. Duhh malu-maluin sebenarnya. Makanya kali itu saya putuskan untuk pergi make-up di salon.

Makeup di Salon

Setelah sekitar 1 jam di makeup, saya kesal sekali karena hasilnya muka saya kelihatan tua banget. Makeupnya tebal berlapis-lapis dan warnanya putih, jadi kelihatan seperti topeng saja. Tapi untuk suruh perbaiki, saya tidak ada waktu lagi. Akhirnya saya pergi juga ke pesta dengan dandanan aneh tersebut.

Anda bisa bayangkan, selama acara, saya tidak percaya diri dan doa terus dalam hati, supaya acaranya tidak lama-lama.

Muka terasa berat dan lelah rasanya.

Begitu juga kira-kira, kalau kita menjalani hidup kita dengan kepalsuan. Setiap hari kita hanya fokus membangun image kita agar terlihat wow oleh orang lain. Kita hanya berusaha memperlihatkan hal-hal yang bagus dan cantik saja.

Contohnya?

Waktu kita makan di restaurant, maka 25 foto kita duduk cantik, senyum berlagak sok cute, akan kita upload di medsos. Habis 2 jam di Restaurant padahal cuma pesan kuetiau seafood, karena itu yang paling murah di menu restaurant tersebut. Coba kalau makan di pinggir jalan, pasti tidak mau upload photo. Iya kan?

Atau kalau kita lagi ke pesta dandan habis-habisan dan pake baju terbaik kita. Pasti kita upload paling kurang 5 photo selfie atau wefie kita. Bedanya cuma angle saja! Mengerti kan arti “Angle”. Beda sudut pengambilan. Ada yang dari kiri, kanan, nyerong dengan bibir monyong, atau membelakang hanya memperlihatkan bokong yang tidak seksi-seksi juga. Coba ada berapa yang mau upload fotonya waktu baru bangun, belum mandi dengan daster robek. Jarang kan?

Nah itu tuh, sebenarnya petunjuk sederhana bahwa kita itu lebih sering hanya mau memperlihatkan yang bagus bagus saja.

Jangan heran kalau kita menjalani hidup terasa berat dan lelah. Jiwa kita jadi tidak tenang, dan susah menjalani hidup apa adanya.

Makanya itu jadilah apa adanya saja. Jangan paksakan diri untuk terlihat wow, padahal kenyataannya tidak. Itulah yang saya maksud, muka penuh bedak seperti hidup penuh kepalsuan.

Dan menurut saya, make up tidak usah terlalu tebal, karena inti make up sehari-hari atau kepesta itu adalah untuk mengoreksi kekurangan pada wajah. Bukan untuk merubah muka kita sehingga orang tidak mengenali kita lagi. Kecuali kalau itu digunakan untuk keperluan khusus, misalnya mau jadi pemeran kuntilanak atau nenek lampir contohnya.

Setuju atau setuju?

Thanks for reading 🙂

————————————–

Silakan kunjungi website saya Toraja Gallery by Yosinta Paruruk

Please visit my website Toraja Gallery by Yosinta Paruruk.

 

Follow, Like and Subscribe my other social medias:

FB : Yosinta Paruruk

FB Page : Toraja Gallery

Instagram : Yosinta_Paruruk

Twitter : Yosinta Paruruk

G+ Community : Toraja Gallery

For Business, please contact : +62 898 893 1420

Thank you .

 

 

 

 

yosintaparuruk

Naval Architect, Blogger, Youtuber at yosintaparuruk.com
By profession as an naval architect, has spent 15 yearsprofessional works on offshore, marine and shipbuilding business at several international companies, working in some countries. Currentlystarting slowly refrain from managing her projects and shifting to her other passions on social works, health care and natural life.
Founder of Elite Spa & Salon Bali and Soapyme Organic who has interest for natural beauty treatment, natural herbal remedy, natural and organic product,hand made product, ecogreen policy, back to nature campaign, no animal testing product campaign, social works, up cycling and recycling, DIY, interior design,sewing and craft ideas.

Recently starting build up her website www.yosintaparuruk.com, which is focusing on Toraja Culture, her hometown culture. And her youtube: Yosinta Paruruk

To know more about her recent activities and ideas, please visit her
website : www.yosintaparuruk.com

blogs :
http://elitespabali.blogspot.co.id/

http://soapymeorganics.blogspot.co.id/

https://www.facebook.com/elitespasalonbali/?pnref=lhc

https://www.facebook.com/soapymeorganic/?ref=bookmarks

---------

Latest posts by yosintaparuruk (see all)

One thought on “Muka Penuh Bedak seperti Hidup Penuh Kepalsuan

  • betul sekali kak yosinta
    hidup memang harus apa ada nya

    bukan memoles untuk membuat perbedaan
    akan tetapi memoles untuk tampil lebih segar saja

    salam kenal : arreza mp
    Blogger Kepri

Leave a Reply