Gara-gara sepatu boot sebelah kanan, pekerjaan melayang – Hati-hati menggunakan social media UAE

LIVE IN DUBAI
Gara-gara sepatu boat sebelah kanan, pekerjaan melayang - Hati-hati menggunakan social media UAE
Gara-gara sepatu boot sebelah kanan, pekerjaan melayang – Hati-hati menggunakan social media UAE

Minggu yang lalu, saya sempat kaget membaca di Khaleej Time, tentang kemarahan warga UAE dan Arab Saudi, terhadap salah seorang Top Model International. Satu kesalahan postingan dalam menggunakan media social, ternyata membuat gejolak yang sangat besar dan menjadi viral di media social.  Lalu ramai-ramai pengguna social media mengecam sang model dan menyerukan untuk memblokkir sang model. Sang model pun segera membuat permintaan maaf di account Instagramnya.  

Terus terang waktu itu, saya merasa simpati akan apa yang terjadi. Ya sudah. Habis itu, saya tidak ingat lagi cerita tersebut.

Namun seminggu kemudian, saya tersentak ketika membaca di City Time edisi 25 Juni 2019. Di salah satu halaman koran terkemuka di Dubai tersebut, terpampang lagi berita tentang hal yang sama. Saya pikir masalahnya sudah selesai. Tapi ternyata masih terus berkembang. Permintaan maaf sang model, tidak menyurutkan amarah warga UAE dan warga negara Saudi Arabia lainnya. Bahkan kemarahan tersebut telah ikut mempengaruhi semua bisnis yang berhubungan dengan sang model.

Gara-gara sepatu boot

Gara-gara sepatu boot sebelah kanan, pekerjaan melayang - Hati-hati menggunakan social media UAE

Awal mula masalahnya, yaitu ketika Bella Hadid memposting sebuah photo di Instagram Story miliknya. Photo tersebut memperlihatkan bagian bawah kaki sang model, yang menggunakan sepatu boot, kaki sebelah kanan. Nampaknya sang model lagi berada di bandara.

Saya melihat tidak ada yang aneh dengan photo tersebut. Sepatu bootnya juga tidak kelihatan menarik atau mewah. Dan hanya sepotong kaki saja, apanya yang menarik. Namun ternyata saya orang yang tidak teliti atau tidak peka. Setelah viral di media social, ramai-ramai protes photo tersebut, saya lalu memperhatikan photo tersebut.

Untuk melihat foto aslinya, silakan cek di google dengan mengetik “bella hadid shoe foto”. Pasti anda akan menemukannya.

Sepatu boot sang model ternyata persis berada di atas bagian ekor 3 buah pesawat yang memperlihatkan bendera UAE dan Saudi Arabia. Di atas foto tersebut ada tulisan “Anotha one”, yang artinya kalau tidak salah adalah “ Satu lagi”. Hal inilah yang menyebabkan kemarahan warga UAE dan Saudi Arabia, karena dianggap menghina atau melecehkan negara UAE dan Saudi Arabia.

Kemarahan warga UAE dan Arab Saudi

Salah satu bentuk protes warga UAE, khususnya warga Dubai, adalah permintaan kepada pihak pengelolah kedua mall terbesar di Dubai, yaitu Dubai Mall dan Mall of the Emirates, agar mencopot semua poster, photo atau video yang menampilkan sang model.

Pihak mall dan outlet-outlet barang mewah yang terdapat di mall tersebut, yang memakai sang model untuk promosi produk mereka, juga diminta untuk mengakhiri semua kontrak dengan sang model. Bahkan acara show/pagelaran busana yang sudah dijadwalkan, yang akan menampilkan sang model juga diminta agar dibatalkan.

Permintaan itu di sampaikan oleh seorang influenser terkenal di Dubai, yang memiliki follower yang cukup banyak.

Sejumlah pengguna sosial media, bahkan diberitakan membuang parfum miliknya. Dan beliau mengatakan “berhenti membeli produk ….(nama salah satu brand besar)”. Karena sang model adalah salah seorang model dari merek terkenal tersebut.

Di sengaja atau tidak di sengaja?

Dalam permintaan maaf sang model, diketahui bahwa ternyata beliau memiliki garis keturunan Palestina-Amerika. Jadi apakah kira-kira Bella Hadid secara sadar memposting hal tersebut karena rasist dan mau menghina negara Arab dan UAE?

Entah mengapa, hati kecil saya mengatakan bahwa saya rasa dia tidak bermaksud rasist. Dia tidak sadar bahwa posisi telapak bawah sepatunya persis berada di atas bendera kedua negara adikuasa tersebut.

Saya pikir, seperti para pengguna social media lainnya, seperti saya dan mungkin anda, kadang kita langsung jepret saja, terus upload photo ke account social media kita. Atau bikin video, atau live saat melakukan sesuatu yang kita ingin orang lain bisa melihatnya. Apakah di facebook, instagram, twitter, blog, dan lain-lain.

Saya juga berpikir, kalau pun memang sang model itu seorang rasist, apa iya dia begitu berani dan tidak takut diblokkir oleh para followernya yang berasal dari negara UAE dan Saudi Arabia? Tidak takut berpengaruh sama nama besarnya dan tentu saja pekerjaannya? Rasanya naif sekali, kalau dia tidak tahu resiko yang akan dia hadapi kalau dia rasist terhadap ke dua negara tersebut.

Pelajaran berharga – hati-hati posting photo di social media UAE

Terlepas dari apakah postingan tersebut di sengaja atau tidak di sengaja, kita turut bersimpati atas apa yang terjadi. Dan sebaiknya kita mengambil hikmah dan pelajaran berharga dari hal tersebut.

Hal ini membuat saya tertarik untuk mempelajari hal-hal apa saja yang tidak boleh dilakukan di sosial media, terutama bagi yang tinggal di UAE. Untuk pembelajaran bagi diri saya sendiri, mudah-mudahan setelah mengetahui hal tersebut, bisa lebih tahu cara menggunakan sosial media.

Selain itu, saya juga ingin membagikannya kepada para perantau orang Indonesia yang tinggal di UAE, agar kita semua terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, karena salah menggunakan sosial media. Dengan mengetahui aturan dan norma-norma yang ada, mudah-mudahan kita jadi lebih bijak menggunakan social media.

Berikut ini ada beberapa hal mesti kita tahu, ketika mau mengambil foto atau video, dan yang mana yang boleh di posting di social media. Karena UAE sangat berbeda dengan negara lain, sangat memperhatikan kesopanan, dan tentu saja kita mesti mengikuti budaya mereka, ketika kita berada di UAE.

Hal-hal yang tidak boleh dilakukan di social media UAE

1). Pada saat menghadiri suatu acara dimana pemimpin negara atau pejabat pemerintahan berada di situ, tanyakan dahulu kepada pihak penyelenggara, apakah di perbolehkan mengambil gambar atau tidak. Cek juga biasanya ada tanda larangan mengambil photo tertempel di lokasi. Jadi jangan sembarangan mengeluarkan ponsel atau kamera, dan langsung jepret-jepret. Apalagi langsung upload ke media social. Bisa kena denda dan penjara.

2). Pada ketika berkunjung ke museum atau tempat rekreasi di UAE, biasanya di lobby atau resepsionist, terdapat photo pemimpin dan pejabat negara yang terpajang. Jangan ambil photo membelakangi photo pemimpin atau pejabat negara tersebut. Sebaiknya ambil gambar atau video menjauh dari photo tersebut.

3). Jangan mengambil photo atau video membelakangi bendera atau lambang-lambang pemerintahan atau logo-logo yang berhubungan dengan negara.

4). Jangan memotret polisi dan petugas keamanan.

5). Jangan mengambil photo atau video, kalau anda melihat ada kecelakaan di jalan raya, atau musibah lainnya. Apalagi upload ke social media.

6). Jangan mengambil photo atau video orang lain dan upload ke social media tanpa izin dari orang tersebut. Terutama warga negara UAE. Hukumannya penjara minimal 6 bulan dan denda sebesar AED 150.000.

Misalnya anda menghadiri suatu acara,dimana anda berada di suatu tempat atau satu meja dengan wanita dari warna negara UAE. Lalu anda ingin membuat foto atau video bersama. Ingat, hanya boleh ambil foto dan video setelah minta izin ke pada mereka. Tanyakan juga apakah boleh di upload di media social. Walaupun mereka mengizinkan ambil photo, bukan berarti mereka mengizinkan photonya diupload di media sosial.

7). Jangan menggunakan drone untuk mengambil video atau foto. Bisa kejar-kejaran nanti sama petugas keamanan.

8). Jangan mengambil photo atau video dan posting di sosial media, menggunakan pakaian dengan gambar atau tulisan-tulisan kasar, menghina atau tidak sesuai dengan ajaran Muslim dan nilai-nilai budaya dan kesopanan. Hukumannya penjara dan denda antara AED250.000 sampai AED500.000.

9). Jangan mengambil photo atau video dan posting di sosial media, berupa foto dan video telanjang, vulgar, atau foto dan video minum minuman keras dan mabuk-mabukan alkohol. Hukumannya penjara dan denda antara AED250.000 sampai AED500.000.

10). Jangan mengambil photo atau video dan posting di social media dengan mengarahkan jari telunjuk pada lambang negara, foto pemimpin dan pejabat negara, pegawai pemerintahan, dan kepada siapapun. Karena itu dianggap tidak sopan.

11). Jangan mengambil photo atau video dan posting di social medial yang memperlihatkan seseorang sedang menunjuk atau memberi arahan atau perintah dengan menggunakan jari telunjuk.

12). Jangan mengambil photo dan posting ke social media yang memperlihatkan bagian bawah sepatu anda terutama apabila pada saat itu anda sedang bertemu dengan orang penting. Apalagi mengarahkannya kepada orang tersebut atau pada suatu benda yang dihormati.

13). Jangan ambil photo atau video yang memperlihatkan anda duduk dengan kaki menyilang, pada saat bertemu dengan orang penting.

14). Jangan menyebarkan fitnah, gossip, hoax, rumor atau ujaran kebencian, menjelek-jelekkan orang lain di sosial media, atau menyerang dan melanggar privasi orang lain. Hukumannya 6 bulan penjara dan denda AED 250.000.

15). Jangan membagikan hal-hal yang menyangkut privasi, personal detail dan hal-hal rahasia dari seseorang. Termasuk membagikan rahasia atau hal-hal yang berhubungan dengan perusahaan atau pemberi kerja (majikan) termasuk pelanggaran berat. Hukumannya penjara dan denda antara AED 250.000 sampai AED 1.500.000

Hal-hal tersebut diatas adalah beberapa info yang saya dapatkan dari berbagai sumber di internet. Saya bagikan hanya untuk sekedar mengingatkan agar berhati-hati menggunakan sosial media.

Kalau mau tahu yang lebih jelas, lengkap dan benar, saya sarankan silakan check Cyber Crime Law.

Dimana tanah dipijak, disitu langit dijunjung

Marilah kita menggunakan sosial media dengan lebih hati-hati dan menggunakannya untuk berbagi kebaikan.

Mohon dibagikan tulisannya, agar kita saling mengingatkan.

Silakan klik di sini, untuk membaca-baca tulisan saya lainnya tentang Dubai dan UAE

Salam sejahtera.

yosintaparuruk

Naval Architect, Blogger, Youtuber at yosintaparuruk.com
A Naval Architect by profession, I have spent 18 years as a professional working on Offshore, Marine and shipbuilding projects at several international companies, working in various countries. Currently starting to slowly withdraw from managing my projects and shifting to my other passions like social works, health care and nature.
I also have interest in natural beauty treatment, natural herbal remedy, natural and organic product,hand made product, ecogreen policy, back to nature campaign, no animal testing product campaign, social works, up cycling and recycling, DIY, interior design, sewing and craft ideas.

Recently started to build up my website www.yosintaparuruk.com, which is focusing on Toraja Culture, my hometown culture and stories about my life in Dubai. My youtube: Yosinta Paruruk

To know more about my recent activities and ideas, please visit my website: www.yosintaparuruk.com

and my hobby on sewing website:
https://jahittanpapola.com/

https://www.facebook.com/elitespasalonbali/?pnref=lhc

Instagram: Yosinta Paruruk
Twitter: Yosinta Paruruk

---------

Latest posts by yosintaparuruk (see all)

Leave a Reply