Mengukir Kenangan Sepanjang Masa dalam Budaya Toraja

Mengukir Kenangan Sepanjang Masa dalam Budaya Toraja

Toraja Ceremony, Toraja Culture

Mengukir Kenangan Sepanjang Masa dalam Budaya Toraja

Mengukir Kenangan Sepanjang Masa dalam Budaya Toraja. Ketika seseorang yang kita cintai telah berpulang ke Yang Maha Kuasa, ada rasa kehilangan tiada tara. Sehingga membuat kita berusaha menghadirkan kenangan yang akan kita bawa sepanjang hidup kita. Foto kenangan kita simpan baik-baik di dalam album, barang-barang yang ditinggalkan kita simpan rapat di lemari kita. Pun jalan-jalan yang pernah kita lewati bersama, akan kita telusuri lagi, untuk menghidupkan kembali sekedar kenangan yang bisa menghibur hati.

 

Demikianlah kiranya apa yang dirasakan oleh keluarga di Toraja yang di tinggalkan oleh salah seorang anggota keluarganya. Dalam budaya Toraja, ada banyak keluarga yang membuat patung meniru rupa anggota keluarga yang telah meninggal tersebut. Tujuannya adalah supaya ketika mereka melihat patung tersebut, ada rasa kedekatan dan kenangan bersama akan hidup kembali di dalam ingatan.

 

Mengukir Kenangan Sepanjang Masa dalam Budaya Toraja
Seorang cucu berfoto dengan patung kakeknya yang tercinta

Patung di dalam bahasa Toraja disebut Tautau. Tau = orang, jadi Tautau = orang orangan. Pembuatan tautau termasuk dalam budaya Toraja.

Pemilihan Bahan Tautau dalam budaya Toraja

Tautau bisa dibuat dari bahan coran semen, kayu dan batu alam. Bahan coran semen biayanya murah dan cepat pembuatannya namun daya tahan hanya beberapa tahun saja. Bahan kayu pengerjaannya lebih rumit, ketahanannya tergantung dari jenis kayu yang digunakan. Waktu pengerjaan lebih lama, sehingga harganya pun lebih mahal.

Sementara itu, menggunakan bahan batu alam, memerlukan kemampuan memahat yang tinggi, waktu pengerjaan yang lama, namun akan tahan puluhan tahun. Maka otomatis biaya pembuatannya menjadi mahal. Hal itulah yang menjadi pertimbangan anggota keluarga dalam pemilihan bahan Tautau.

Photo diatas  adalah contoh patung dari bahan dasar batu alam asli yang dipahat oleh pemahat di Toraja. Patung ini dikerjakan oleh pemahat lokal Toraja di daerah Sangbua. Sangbua adalah sebuah kampung di lereng Gunung Sesean, dimana banyak terdapat batu alam asli yang berukuran besar, sehingga dari daerah ini muncul beberapa pemahat lokal. Patung tersebut dikerjakan lebih dari enam bulan, kemudian diangkut ke rumah keluarga yang memesannya.

 

Mengukir Kenangan Sepanjang Masa dalam Budaya Toraja
Patung siap diangkat ke rumah keluarga yang memesan

Prosesi pengangkatan patung akan saya ulas di artikel selanjutnya. Jadi ikuti terus blog saya ya 🙂 dan boleh donk  tinggalkan komentar anda di kolom komentar, supaya saya bisa lebih giat lagi buat artikel tentang budaya Toraja.

Baca juga artikel saya yang lain disini.

Terima kasih. Hope you like it 🙂

yosintaparuruk

Naval Architect, Blogger, Youtuber at yosintaparuruk.com
By profession as an naval architect, has spent 15 yearsprofessional works on offshore, marine and shipbuilding business at several international companies, working in some countries. Currentlystarting slowly refrain from managing her projects and shifting to her other passions on social works, health care and natural life.
Founder of Elite Spa & Salon Bali and Soapyme Organic who has interest for natural beauty treatment, natural herbal remedy, natural and organic product,hand made product, ecogreen policy, back to nature campaign, no animal testing product campaign, social works, up cycling and recycling, DIY, interior design,sewing and craft ideas.

Recently starting build up her website www.yosintaparuruk.com, which is focusing on Toraja Culture, her hometown culture. And her youtube: Yosinta Paruruk

To know more about her recent activities and ideas, please visit her
website : www.yosintaparuruk.com

blogs :
http://elitespabali.blogspot.co.id/

http://soapymeorganics.blogspot.co.id/

https://www.facebook.com/elitespasalonbali/?pnref=lhc

https://www.facebook.com/soapymeorganic/?ref=bookmarks

---------

Latest posts by yosintaparuruk (see all)

Leave a Reply